Jumat, 09 September 2016

Makalah Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL)




KATA PENGANTAR

Dalam tahun 1982 telah di undangkan Undng-Undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1982 tentang ketentuan-ketentuan pokok Pengelolaan lingkungan hidup yang di susul dengan peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 29, 1986 yang mengatur tentang pelaksanaan analisis dampak lingkungan. PP 29, 1986 mulai berlaku pada 5 juni 1987.
Pelaksaan amdal sendiri di indonesia jauh lebih awal daripada undang undang dan peraturan pemerintah tersebut, terutama dalam hal proyek yang menerima bantuan dari badan laur negeri yang megaitkan pemberian bantuan itu dengan dilakukanya ADL untuk proyek yang di beri bantuan tersebut.
Makalah ini di susun dari beberapa referensi guna untuk berbagi ilmu dan berdasarkan pengalaman  ( survey) yang di lakukan oleh penulis dan beberapa rekan perkuliahan, namun dalam hal ini penulis beserta rekan-rekan memohon maap apabila ada nya kekurangan dalam hal informasi, kata-kata, dan tulisan, dikarnakan adanya keterbatasan sumber informasi yang di dapat dari hasil survey, beserta keterbatasan waktu.
Tidak lupa pula penulis mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu dalam hal penyusunan makalah ini.
     
                                                                                   






                                                                                          Sukabumi, 09 September  2016









BAB I
PENDAHULUAN


Latar belakang
Analisa mengenai dampak lingkungan yang sering di singkat AMDAL lahir di Amerika serikat , national environmental policy act ( NEPA ) dengan di undang-undangkan nya tentang lingkungan hidup pada tahun 1969, NEPA 1969 mulai berlaku pada tanggal 1 januari 1970, pasal 102 (2) (c) dalam undang - undang ini menyatakan semua usulan legislasi dan aktivitas pemerintah federal yang besar yang diperkirakan akan mempunyai dampak penting terhadap lingkungan diharuskan disertai laporan
( Analisa Dampak Lingkungan ).
NEPA sendiri merupakan reaksi terhadap kerusan lingkungan oleh aktivitas manusia yang makin meningkat , diantaranya tercemarnya lingkungan oleh pestisida serta limbah industri dan transpor, rusak nya habitat alam diantaranya tumbuhan dan hewan langka, serta menurunya nilai estetika alam.
Di indonesia sendiri saat ini sedang mengalami gejolak yang hampir sama, maka dari itu perlu dilakukan nya Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk mencegah dampak yang lebih besar dan berkelanjutan, di indonesia masih banyak masalah tersebut walaupun dibangdingkan dengan negara berkembang lainnya, contoh hal nya dalam tingkat kesehatan beberapa jenis penyakit, misal nya masih tinggi. Hal tersebut sangat berkaitan dengan banyaknya pembangunan yang tidak di sertai dengan AMDAL, serta pertumbuhan penduduk yang sangat besar, Adapun di indonesia sendiri masih kurang nya lapangan pekerjaan di luar sektor pertanian.
Walaupun pembangunan kita prlukan untuk mengatasi banyak masalah, termasuk masalah lingkungan , namun pengalam menunjukan  pembangunan dapat dan telah mempunyai banyak dampak negatif. Dengan adanya dampak negatif tersebut haruslah kita waspada, pada suatu pihakkita tidak boleh takut utuk melakukan pembangunan karna tanpa pembangunan kita pasti ambruk, pda lain pihak kita harus memperhitungkan dampak negatif dan berusaha untuk menekan nya menjadi sekecil kecil nya.pembanguna itu harus berwawasan lingkungan yaitu lingkungan di perhatikan sejak mulai perencanaan pembangunan sampai waktu opersional pembangunan itu, dengan pembangunan berwawasan lingkungan pembangunan dapat berkelanjutan.
BAB II
EKOLOGI MANUSIA

·                     Hubungan antara manusia dengan lingkungan hidupnya
Manusia, seperti halnya semua mahluk berinteraksi dengan lingkungan hidupnya, ia mempengaruhi lingkungan hidupnya dan sebaliknya ia di pengaruhi oleh lingkungan hidupnya, manusia tergantung pada lingkungan hidupnya kelangsungan hidupnya mungkin hanya dalam batas kemampuan nya untuk menyesuaikan dirinya terhadap sifat lingkungan hidupnya. Batas ini di tentukan oleh proses seleksi selama jutaan tahun dalam evolusi manusia.
Ciri khas manusia yang berbudaya ialah bahwa ia beragama, agama membentuk pandangan hidup manusia , disamping itu proses interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya, juga sangat mempengaruhi pandangan hidup manusia. Ia mengamati lingkungan hidupnya dan ia belajar dari pengalaman interaksi itu. Ia menyusun citra tentang lingkungan hidup nya.
Citra ini tidaklah sempurna, dalam arti tidak sesuai benar dengan kenyataan yang ada. maka dari itu citra tersebut selalu mangalami perubahan dari waktu ke waktu untuk di sesuaikan dengan pendapat yang di anggap mendekati benar.
·                     Kualitas lingkungan
Kualitas dapatlah di artikan dalam kaitannya dengan kualitas hidup, yaitu dalam  kualitas lingkungan yang baik terdapat potensi untuk berkembangnya kualitas hidup yang tinggi. Namun kualitas hidup sifatnya adalah subyektif dan relatif.
Kualitas hidup  dapat di ukur dengan tiga kriteria :
1.      Derajat dipenuhinya kebutuhan untuk hidup sebagai mahluk hayati. Kebutuhan ini bersifat mutlak, yang di dorong dengan keinginan manusia untuk menjaga kelangsungan hidup hayatinya, melainkan juga masyarakatnya serta terutama kelangsungan hidupnya sebagai jenis melalui keturunannya. Kebutuhan ini terdiri atas air, udara pangan, kesempatan untuk mendapatkan keturunan serta perlindungan terhadap penyakit dan sesama manusia
2.      Derajat dipenuhinya kebutuhan untuk hidup manusiawi. kebutuhan hidup ini bersifat relatif, walaupun ada kaitanya  dengan kebutuhan hidup jenis pertama di atas
3.      Derajat kebebasan untuk memilih. Sudah menjadi hal yang tetap dalam masyarakat, derajat kebebasan itu dibatasi dengan hukum, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, contoh hal nya dalam kebebasan memilih agama dan pendidikan
·                     Pembangunan berkelanjutan
Pembangunan yang akan selalu membawaa perubahan. Sudah barang tentu perubahan yang di harapkan adalah perubahan yang baik menurut ukuran manusia. Contoh dalam suatu daerah terdapat beberapa penyakit, kekurangan pangan, tingkat pendidikan yang rendah, hal ini tingkat kualitas hidup adalah rendah dan kualitas hidup di daerah itu relatif rendah. Pembangunan yang di maksud adalah untuk mengubah kondisi  tersebut.
Usaha lainnya adalah untuk menaikan tingkat produksi pangan. Hal ini dapat dilakukan dengan kombinsi beberapa cara. Misalnya pengairan, pemupukan, penngendalia hama, penyakit dan gulma, serta penanaman varietas unggu. Jika hal ini terjadi maka akan terjadi keseimbangan lingkungan yang baru yang kita anggap lebih tinggi. Menambah sarana pendidikan pun mengubah keseimbangan lingkungan, khususnya ligkungan sosial budaya.
Maka dari itu pembangungan bertujuan setingkat demi setingkat mengubah keseimbangan lingkungan ke arah kualitas yang kita anggap lebih tinggi, dan pembangunan itu haruslah berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.


















BAB III
ARTI DAN PERANAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN

·                     Konsep Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Konsep ini sebenarnya bukanlah hal yang baru. Sering orang memprakirakan apakah konsekuensi tindakan yang akan di  lakukannya dan memikirkann tindak lanjut apa yang di perluka untuk memperbesar atau  memperkecil kensekuensi tindakannya itu. Pda dasrnya ini adalah AMDAL.
Dalam undang-undang NEPA 1969 AMDAL dimaksudkan sebagai alat untuk merencanakan tindakan preventif terhadap kerusakan lingkungan yang mungkin akan di timbulkan oleh aktifitas pembangunan yang sedang direncanakan. Di indonesia, analisis mengenai dampak lingkungan tertera dalam pasal 16 Undang Undang No. 4 tahun 1982. Tentang ketentuan ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup.pelaksanaannya di atur dalam peraturan pemerintah (PP) No. 29 tahun 1986 Yang mulai berlaku pada tanggal 5 juni 1987. PP No 29 tahun 1986 kemudian di cabut dan di ganti dengan PP No 51 tahun 1993.
Dalam undang undang yang sudah di buat, dampak diartikan sebagai  pengaruh aktivitas manusia dalam pembangunan terhadap lingkungan. Hali ini dapat di mengerti bahwa tujuan di adakannya undang undang tersebutt adalah untuk melindungi lingkungan terhadap pembangunan yang tidak bijaksana, namun dilain pihak harus lah kita lihat bahwa di negara kita sebagian besar kondisi lingkungan yang mengganggu kesejahteraan lingkungan kita, baik yang alamiah maupun yang terbentuk oleh kegiatan manusia, justru di sebabkan oleh kekurangan atau bahkan tidak adanya pembangunan . penyakit menular yanng di sebabkan oleh vektor penyakit dan keadaan sanitasi lingkungan yang rendah adalah contoh diantara banyak contoh . untuk mengatasi hal tersebut maka perlu di adakannya pembangunan, disamping itu usaha untuk melindungi lingkungan terhadap pembanngunan yang tidak bijaksana ,perlu pula dilakukan usaha untuk melindungi pembangunan dari dampak aktivitas lingkungan. Aktivitas lingkungan tersebut bisa bersifat alamiah bisa juga disebabka oleh aktifitas manusia.
Konsep AMDAL yang mepelajari dampak pembangunan terhadap lingkungan dan dampak lingkungan terhadap pembangunan juga di dasarkan pada konsep ekologi yang secara umum di definisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang interaksi antara mahluk hidup dengan lingkungan nya. AMDAL merupakan bagian dari ilmu ekologi pembangunan yang mempelajari hubungan timbal balik atau interaksi antara pembangunan dan lingkungan.   
·         Arti dampak
Dampak adalah suatu perubahan yang terjadi akibat susatu aktivitas. Aktivitas tersebut bisa bersifat alamiah baik kimia, fisik, maupun biologi. Dampak pembangunan menjadi masalah karena perubahan yang di sebabkan oleh pembangunan  selalu lebih luas daripada yang menjadi sasaran pembangunan yang direncanakan. secara umum dalam  AMDAL dampak pembangunan  diartikan sebagai perubahan yang tidak di rencanakan yang di akibatkan oleh aktivitas pembangunan. 
Didalam AMDAL kita menjumpai 2 jenis batasan tentang dampak, yaitu:
1.      Dampak pembangunan terhadap lingkungan ialah perbedaan antara kondisi lingkungan sebelum ada pembangunan dan yang di prakirakan akan ada setelah ada nya pembangunan
2.      Dampak pembangunan terhadap lingkungan ialah perbedaan antara kondisi lingkungan yang di prakirakan akan ada tanpa adanya pembangunan dan yang di prakirakan akan ada dengan ada nya pembangunantersebut
·         Dampak sosial dan dampak kesehatan
Di negara barat, antara lain,  di amerika serikat dan kanada telah di kembangkannya Analisis Dampak Sosial (ADS; social impact analysis = SIA). Perkembangan ini  dikarnakan AMDAL hanya mempelajari dampak biologi, fisik, dan kimia. Padahal dampak sosial pun tidak kalah pentingnnya , istilah sosial disini meliputi sosial, ekonomi, budaya.
Menurut penjelasan pasal 1 ayat 9 dan pasal 16 dalam undang undang  No 4 tahunn 1982, dampak meliputi juga dampak non fisik, termasuk sosial budaya. Pasal 3 undang undang ini menyebutkan pengelolaan lingkungan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia.
 Karna itu aspek kesehatan yang merupakan salah satu faktor utama kesejahteraan manusiajuga termasuk dalam pengelolaan lingkungan. Mengingat hal itu AMDAL sudah seharusnya meliputi analisis mengenai dampak bio-fisik dampak sosial dan dampak kesehatan. Maka seyogyanya kita dalam melakukan nalaisis mengenai dampak lingkungan, tidak hanya mencangkup aspek biofisik,  tetapi aspek kesehatan, sosial pun menjadi perhitungan

·         Peruntukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
AMDAL diperuntukan untuk perencanaan program dan proyek karena itu amdal sering disebut preaudit. Baik menurut udang undang maupun berdasarkan pertimbangan teknis. Amdal bukan lah sebuah alat untuk mengaji lingkungan setelah program atau proyek yang telah selesai dan operasional, sebab setelah program atau proyek telah selesai lingkungan tela berubah, sehingga  garis dasar seluruhnya atau sebagian telah terhapus dan tidak ada lagi acuan untuk mengukur dampak.
AMDAL seyogya nya di lakukan seawal mungkin dalam daur proyek, yaitu bersamasama dengan eksplorasi, telaah kelayakan rekayasa dan telaah kelayakan ekonomi sehingga AMDAL mejadi sebuah komponen integral telaah kelayakan proyek. Pengalaman menunjukan AMDAL masih belum efektif dalam hal penggunaannya suatu proses perencanaan. Sebab sebab penting tidak efektif nya AMDAL ialah :
1.      Pelaksanaan AMDAL yang terlambat , sehingga tidak dapat lagi mempengaruhi proses perencanaan tanpa  menyebabkan penundaan pelaksanaan program atau proyek dan menaikan biaya proyek
2.      Kurang nya perhatian pada sementara pihak tentang arti dan peranan AMDAL sehingga AMDAL dilaksanakan sekedar untuk memenuhi peraturan undang-undang atau bahkan di salah gunakan untuk membenarkan suatu proyek.
3.      Belum cukup berkembangnya teknik AMDAL
4.      Kurang nya keterampilan pada komisi AMDAL untuk memeriksa laporan AMDAL













BAB IV
ISI

PEMBAHASAN
setelah kita melakukan survey terhadap pabrik semen SCG (siam cemen group) yang terletak di wilayah desa sinar resmi gunung guruh kabupaten sukabumi, mengalami permasalahan yang sangat luarbiasa bagi lingkungan, masyarakat, dan tentunya permasalahan lain yang berhubungan dengan lingkungan sekitar.
Pabrik semen ini berdiri di atas tanah seluas 85 hektar yang dapat mengancam kelestarian lingkungan khususnya di daerah yang dekat dengan pabrik tersebut, dan pabrik tersebut berdiri di wilayah yang seharusnya menjadi lahan resapan air, pabrik yang berkapasitas 1,8 juta ton pertaun ini mulai beroperasi pda akhir tahun 2015.
Yang menjadi tujuan didirikan nya pabrik semen ini adalah:
1.      Untuk meningkatkan pendapatan perkapita daerah
2.      Untuk mengurangi angka pengangguran
3.      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar
4.      Meningkatkan perekonomian warga sekitar
Namun pada kenyataan nya jauh dari tujuan tersebut, masyarakat banyak mengeluh dan protes terhadap pembangunan pabrik semen itu sendiri, dikarnakan dampak yang begitu besar yang timbul dari produksi semen itu, saat ini dampak dari pabrik semen SCG sudah mulai dirasakan oleh masyarakat diantaranya :
1.      Kebisingan yang di timbulkan dari mesin produksi semen
2.      Debu yang mulai bertambah dari sebelum di adakan nya pabrik semen
3.      Kegersangan sudah mulai dirasakan masyarakat
4.      Kekeringan sudah mulai terjadi
5.      Kemacetan yang mulai parah
6.      Kesehatan masyarakat tergganggu
7.      Dll



Namun disamping itu memang ada sebagian masyarakat yang di untungkan dengan adanya pabrik semen SCG seperti adanya warga yang bekerja di pabrik itu, ada pula warga yang membuka usaha di wilayah yang dekat dengan pabrik, namun hal itu sangat relatif kecil di bandingkan dengan masyarakat yang di rugikan, dan ada beberapa masyarakat yang belum terelokasi.
Menurut direktur walhi jabar dadan ramadhan mengatakan “kekhawatiran tersebut muncul setelah adanya, laporan dan protes dari waga kampung kubang jaya RW 9 desa sinarresmi, mega proyek pembangunan pabrik semen jawa dengan dukungan modal investasi asing dari perusahaan Siam Cemen Group (SCG) dan pemerintah Thailand bermasalah dari aspek sosial dan lingkungan hidup, dan dinilai adanya indikasi pelanggaran aturan selama proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan pabrik semen.
Selain itu pembangunan pabrik semen  tersebut tidak melibatkan partisipasi masyarakat, masyarakat yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung tidak diberi informasi yang utuh dan lengkap  mengenai rencana pembangunan , padahal masyarakat wajib dilibatkan dan tahu terhadap proses dan dampak dari pembangunan pabrik semen sejak pra kontruksi, kontruksi, paska kontruksi sebagai mandat undang undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup hanya segelintir orang yang dilibatkan, ini tidak dibenarkan melanggar prosedur.
Beliau menilai bahwa pemerintah daerah dan pihak SCG telah mengabaikan aspirasi dan keberatan warga yang melakukan penolakan dan dirugikan oleh pembangunan padahal pembangunan tidak bisa dilakukan sebelum aspek keberatan warga dan masalah sosial di masyarakat di selesaikan, apalagi ini melibatkan perusahaan asing dengan skema penanaman modal asing.
Dari aspek lingkungan berdasarkan survey seharusnya pemerintah tidak memberika izin pembangunan pabrik di perbukitan, dekat pemukiman warga, dalam aturan nya pabrik boleh didirikan dengan syarat jarak antara pabrik dengan pemukiman itu sekitar 2km , pabrik semen ini berdiri dengan jarak 100 meter dari pemukiman warga, berarti disini jelas ini sudah menyalahi beberapa aturan. Yang syogyanya akan mengandung banyak resiko dan mengancam  keselamatan, keamanan dan kesehatan warga. Dan kesejahteraan warga.






BAB V
PENUTUP

KESIMPULAN
Indonesia adalah negara berkembang, oleh karna itu diperlukan pembangunan pembangunan yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, akan tetapi dalam pembangunan-pembangunan harus yang berwawasan lingkungan guna untuk meminimalisir dampak negatif, karna dalam pembangunan tidak bisa di pungkiri pasti adanya dampak negatif, baik kepada masyarakat, keutuhan alam, ekonomi, sosial dan budaya.
            Di sukabumi sendiri dengan adanya pabrik semen itu menjadi salah satu contoh pabrik yang tidak berwawasan lingkungan, karena dampak yang di timbulkan pun sangat besar, bukan hanya dampak terhadap lingkungan akan tetapi dampak  sosial, ekonomi pun terjadi.
Oleh karena itu peran pemerintah dan instansi terkait dalam hal ini menjadi peran penting demi terselamatkan nya alam indonesia, khususnya sukabumi dan terselamatkan nya masyarakat setempat. Karna walaubagaimanapun masyarakat tidak bisa berbuat apapa tanpa dukungan yang lebih dari pemerintah.
Dan kitapun sebagai  mahasiswa mempunyai peran penting bagi masyarakat karena walau bagaimanapun peran fungsi mahasiswa itu sebagai agen perubahan, soial of control, pengabdian kepada masyarakat, oleh karena itu sudah seharusnya kita sebagai mahasiswa mengontrol dan memantau kebijakan kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat, dan implementasi kebijakan yang disalah gunakan semata-mata untuk kepentingan pribadi. 
“Selamatkan alam kita untuk anak cucu kita kelak di kehidupan yang akan datang” MERDEKA !!!!!!








DAFTAR ISI


KATA  PENGANTAR........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
            Latar belakang......................................................................................................
BAB II EKOLOGI MANUSIA
            Hubungan antara manusia dengan lingkungan hidupnya...................................
            Kualitas lingkungan........................................................................................
            Pembangunan berkelanjutan..........................................................................
BAB III ARTI DAN PERANAN ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN
            Konsep Mengenai Analisis Dampak Lingkungan........................................
            Arti dampak..................................................................................................................
            Dampak sosial dan dampak kesehatan.........................................................................
Peruntukan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan...................................................
BAB IV ISI
            Pembahasan.................................................................................................................
BAB V PENUTUP
            Kesimpulan...................................................................................................................

MAKALAH  ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN
SURVEY PABRIK SEMEN CIAM GROUP (SCG)









Disusun oleh :
NANA SUTISNA



STISIP WIDYAPURI MANDIRI
SUKABUMI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar